News Update :
Showing posts with label Health. Show all posts
Showing posts with label Health. Show all posts

Mengatasi Serangan Hama Serangga Tomcat

Jenis Hama Berikut ini Sangat Mengganggu terutama pada kulit, 
apabila kulit terkena racun dari hama ini akan mengakibatkan rasa gatal.
Tomcat adalah Hama serangga yang sangat berbahaya seperti yang disebut di atas, salah satu hama serangga yang apabila mengalami atau bersentuhan dengan kulit manusia maka rasa gatal yang sangat akan dirasakan pada kulit yang mengalami kontak dengan hama serangga tomcat tersebut. Mungkin alasannya ketika hama serangga tomcat ini menempel pada kulit ataupun benda lainnya maka secara otomatis hama serangga tomcat ini akan mengeluarkan cairan beracun, cairan yang dikeluarkan serangga inilah yang sangat beracun yang mengakibatkan rasa gatal pada kulit.
Menurut Penelitian Hama serangga ini mucul pada saat matahati terbenam. Apabila Serangan Hama serangga ini tidak di cegah, sangat berbahaya bagi anda dan juga keluarga anda dirumah.
Dibawah ini ada beberapa cara untuk mencegah serangan serangga tomcat tersebut.
Apabila anda melihat atau menemukan serangga tomcat, usahakan untuk membunuhnya jangan di pencet supaya racun yang ada pada tomcat tidakmenyebar kemana-mana dan mengenai kulit anda atau orang lain yang dekat dengan anda,
Saat Ingin Menangkap serangga. Usahakan anda mempergunakan alat, bias berupa kertas, plastic, penjepit atau yang lain, yang penting tidak kontak langsung dengan kulit anda.
Jangan Membuang serangga ketempat sampah dalam keadaan Hidup, tetapi buatlah satu wadah pembuangan yang terbuat dari besi atau bahan tahan bakar. Kemudian masukkan serangga kedalam wadah tersebut dan bakar.
Jika seketika serangga ini menempel di kulit anda.. usahakan agar serangga tidak terlalu banyak bergerak dan singkirkan dengan cara hati-hati, setelah itu cucilah kulit anda yang bersentuhan dengan serangga pakai air keran, semprot kulit anda dengan air keran tersebut dan jangan di gosok-gosok, setelah anda menyemprotnya dan sudah bersih.. cuci kembali pakai sabun, lalu keringkan, dan oleskan obat gatal yang ada di P3K anda.
Jagalah Lingkungan Rumah tempat tinggal anda agar tidak diserang hama serangga tomcat.

Mudah-mudahan dengan cara-cara di atas, Anda terhindar dari rasa gatal akibat serangan hama seragga Tomcat.

Article Source : Lifestyle

Polres Asahan memusnahkan Narkoba Senilai 10 Miliyar

NSN/Kisaran - Pada kamis (22/02/2012) jajaran hokum polres asahan memusnahkan narkoba jenis Ganja dan sabu senilai Rp. 10 miliyar lebih di halaman Mapolres Asahan.
Dalam acara pemusnahan narkoba tersebut dihadiri oleh pejabat pemda asahan, BNN kabupaten Asahan, Kejaksaan Negeri Kisaran, Pengadilan Negeri Kisaran, Pemuka Agama dan Pemuka Masyarakt serta Wartawan dari berbagai media cetak maupun Elektronik.

Pemusnahan Narkoba tersebut merupakan hasil barang bukti penangkapan di jajaran wilayah hokum polres asahan selama tiga bulan terakhir.
Kapolres asahan, AKBP Yustan Alpiani didampingi Kasat narkoba, AKP Nafsamto menjelaskan bahwa pemusnahan narkoba jenis ganja dan sabu ini dilakukan dengan cara merebus dan membakar untuk mencairkan dan menjadikan abu sehingga tidak memungkinkan lagi untuk di komsumsi atau disalah gunakan, sebelumnya terlah diuji keasliannya dengan alat penguji.

Jenis Narkoba yang telah dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti penangkapan dan pengungkapan 3 bulan kasus narkoba sejak pertengan Nopember tahun lalu sampai dengan februari 2012 yang sangat menonjol di jajaran hokum polres Asahan dengan elibatkan 5 orang tersangka, masing-masing Zulkarnaen Nasution, Julmahir Manurung, Monang Manurung, Andi Syahtria dan antoni sialagan, jelas kapolres.

Perwira polisi berpangkat Ajum Komisaris Besar yang telah menyandang beberapa title dari perguruan tinggi itu menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan tebang pilih terhadap para pelaku kejahatan narkoba. Siapa pun dia, mau dari pejabat sampai kepolisian akan di tindak tegas sebagai mana hokum yang berlaku di Indonesia.

Ketiga kasus narkoba yang berhasil di ungkap tersebut terjadi di jalinsum Medan Rantau Parapat tepatnya di depan makam pahlawan kisaran, 21 Nopember 2011, kasus kedua penangkapan Bandar ganja di kompleks Universitas Asahan (UNA) kisaran, 12 januari 2012 dan kasus ketiga penangkapan transaksi sabu di desa Tanjung Alam kecamatan Sei Dadap Asahan 4 Februari lalu.

Pada kesempatan itu juga, Asisten I Pemkab Asahan Zulkarnaen sebagai yang mewakili Pemda Asahan, menyatakan sangat mendukung pihak kepolisian dalam hal Pemberantasan Penyalah gunaan Narkoba di Kab. Asahan.

Dalam kurun waktu 2 bulan terakhir ini Pemerintah Kab. Asahan telah dua kali melakukan tes urine secara mendadak terhadap PNS di lingkungan Pemerintah Kab. Asahan, hal ini merupakan suatu bentuk dukungan kepada polisi yang luar biasa terhadap pemberantasan Narkoba di wilayah Kab.Asahan, kami akan tetap melakukan hal tersebut secara rutin dan secara dadakan, demikian tegas Kapolres Asahan, AKBP Yustan Alpiani.

Zulkarnaen mempersilahkan kepada pihak kepolisian atau polres Asahan untuk menindak dengan tegas PNS di lingkungan Pemerintah Kab. Asahan jika terbukti menggunakan dan menyalah gunakan narkoba, kami tidak akan menyediakan bantuan hukum kepada mereka yang melakukan hal penyalah gunaan Narkoba tersebut.

Acara pemusnahan barang bukti jenis sabu dan ganja ini dilaksanakan sekitar pukul 13.00 Wib s/d pukul 14.30 Wib diawali dengan penelitian secara kimia atau uji dengan alat uji berstandart internasional yang menyakinkan, selanjutnya hasil rebusan dan abu dibuang di parit saluran pembuangan air di kompleks Mapolres Asahan. (Efendi Kesuma)

Perelasisasian Dana BOS di Kabupaten Asahan

NLS/Asahan - Menurut Kabag Humas Setdakab Asahan Rahman Halim AP, selain Swasembada Daging Pemkab Asahan juga mencanangkan Swasembada Beras pada tahun 2014 melalui Dinas Pertanian.
Halim juga menambahkan bahwa Pemkab Asahan memproritaskan Empat Pilar Utama Pembangunan di Kabupaten Asahan sesuai dengan Visi dan Misi Pemkab Asahan untuk mewujudkan Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan mandiri.

Adapun empat sektor Pembangunan tersebut antara lain :

1. INPRASTRUKTUR
Telah dan akan melaksanakan pembangunan jalan sampai kepelosok desa dengan tujuan menekankan lajunya produksi dan melancarkan hasil pertanian produksi masyarakat.
2. KESEHATAN
Meningkatnya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dan meningkatkan program Rumah Sakit, Puskesmas Rawat Inap di Kecamatan – kecamatan se kebaupaten Asahan, Seperti :
1. Peningkatan Puskesmas Tinggi Raja menjadi Puskesmas Rawat Inap.
2. Peningkatan Puskesmas Rawang Pasar IV menjadi Puskesmas Rawat Inap.
3. Puskesmas Rawat Inap Sei Kepayang Induk
4. Puskesmas Rawat Inap Binjai Serbangan Kec. Air Joman
5. Puskesmas Rawat Inap Aek Song Songan
6. Puskesmas Rawat Inap Bandar Pasir mandoge
7. Puskesmas Rawat Inap Meranti
8. Puskesmas Rawat Inap Pulau Rakyat
9. Puskesmas Rawat Inap Bagan Asahan
10.Puskesmas Rawat Inap Silo Laut

3. PENDIDIKAN
Peningkatan mutu dan kwalitas Pendidikan serta mewujudkan program Pendidikan Belajar 9 Tahun sehingga Anak usia 7 s/d 15 Tahun harus mengecap pendidikan, atas dasar itulah pemerintah merancang dan menyalurkan dana BOS
( Bantuan Operasional Sekolah ).
Bupati Asahan Drs. H.Taufan Gama. S. MAP, Melalui Kabag Humas Pemkab Asahan Rahman Halim AP menjelaskan penyerahan dana BOS akan memperlancar dan meningkatkan proses dan kwalitas kegiatan belajar mengajar.
Dalam kunjungan kerjanya Plt Gubsu Gatot Pujonugroho ST, Guru baru-baru ini telah menyerahkan bantuan dana BOS, yang diterima Asahan sebesar Rp. 67.492.640.000,- yang terdiri dari Sekolah Dasar Negeri 386 Sekolah dengan jumlah siswa 75.850 orang, Sekolah Dasar Swasta 34 Sekolah dengan jumlah siswa 7.318 orang, SMP Negeri 58 Sekolah dengan jumlah siswa 21.346 orang dan SMP Swasta 37 sekolah dengan jumlah siswa 5.774 orang.
Untuk tingkat Sekolah Dasar, siswa pertahun menerima sebesar Rp. 580.000,- sedangkan untuk siswa SMP pertahunya menerima sebesar Rp. 710.000,-.
Dana BOS di alokasikan untuk mewujudkan program belajar 9 tahun, dana BOS disalurkan ditujukan untuk siswa Sekolah Dasar dan Menengah Pertama, sehingga melalui BOS ini dapat dimanfaatkan untuk membantu meringankan beban orang tua murid yang kurang mampu untuk membeli buku, menggaji guru komite, serta keperluan lainnya yang telah diatur dalam buku petunjuk tehnis penggunaan dana BOS.
Bahwa sektor Pendidikan merupakan program prioritas, sebab melalui pendidikan masyarakat bisa bangkit dan maju dalam melanjutkan pembangunan yang kompotitif, sehingga melalui Pendidikan akan terwujud manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan serta perilaku yang baik.

Akibat HIV/AIDS 18 Warga Asahan Tewas

NLN/Kisaran - Selama tahun 2011, 18 warga Kabupaten Asahan meninggal dunia setelah diketahui positif HIV/AIDS.
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Asahan drg Habinsaran Nasution melalui Kasi Pemberantasan Penanggulangan Penyakit (P2P) Safrin Sanjaya, Kamis (19/1) menerangkan, selama tahun 2011 pihaknya menemukan 25 warga positif HIV/AIDS. Dari 25 orang, 18 meninggal dunia, dan 7 orang masih hidup serta menjalani perawatan.
Diterangkan Sanjaya, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penyisiran terhadap orang yang berpotensi tertular ataupun yang menularkan HIV/AIDS.
Dilanjutkannya, penyebaran HIV/AIDS ada 3 cara, yaitu hubungan seks tanpa pengaman, alat suntik narkoba, dan kehamilan. Bila beberapa tahun lalu jarum suntik menjadi penyebab utama HIV/AIDS, tahun 2011 lalu, hubungan seks tanpa alat pengaman yang menjadi penyebab utama.
Survei menunjukkan, 42 persen orang yang berhubungan seks tanpa mengenakan kondom dan positif mengidap HIV/AIDS merupakan staf perkantoran, wiraswasta, dan pekerja kasar. Sementara posisi kedua mahasiswa 30 persen.
Sementara menurut sumber dari Dinas Kesehatan Asahan, jumlah pendertita HIV/AIDS di Kabupaten Asahan bertambah. Hal itu terjaring dari hasil pemeriksan kepada penderita TB paru.
“Sedikitnya ada dua orang dinyatakan positif HIV dan kini dalam perawatan,” kata petugas yang tidak mau namanya dipublikasikan.
Data dua tahun terakhir, tercatat 31 warga Asahan mengidap HIV/AIDS. Dari jumlah itu, yang diketahui sudah meninggal dunia 18 orang.
Tahun 2010, tercatat 13 orang mengidap HIV/AIDS dan meninggal dunia 9 orang. Dan hingga Agustus 2011, warga Asahan yang terinfeksi virus HIV/AIDS sebanyak 18 orang. Mayoritas pasien yang terjaring mengidap penyakit TB paru.
Mirisnya, juga ditemukan balita berusia 3,5 tahun yang terinfeksi penyakit mematikan itu. Diketahui, balita itu tertular dari ibunya. Ditambahkan Sanjaya, di awal Januari 2012, pihaknya menjaring dua pria positif HIV yang usianya masih produktif.(sus/spy)MetroAsahan

Categories

 
Copyright © 2011. NEWS LINTAS SUMATERA . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Creating Website. Inspired from Metamorph RocketTheme