News Update :
Showing posts with label Pemerintah Daerah Sumatera Utara. Show all posts
Showing posts with label Pemerintah Daerah Sumatera Utara. Show all posts

Sutan Bhatoegana Mencalon Pada Pilkada Mendatang Untuk Sumatera Utara

NLS/SUMUT - Menjelang Pemilihan Kepada Daerah Yang Akan Mendatang, Sudah Banyak Petinggi-Petinggi maupun dari Lembaga-lebaga lain yang ingin Mencalonkan diri pada Pilkada yang sebentar lagi akan di gelar.

Salah satu Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Berikut ini, Sutan Bhatoegana Siregar, Dirinya akan Turun gunung Pada Pilgubsu yang akan dikepar pada 2013 yang akan datang. Tak ayal keinginan Sutan Bhatoegana petinggi dari Fraksi Parta Demokrat ini mengatakan dia ingin membangun Sumatera utara untuk mengejar ketertinggalannya dari daerah lain di Indonesia.

Selain itu, Sutan juga mengatakan “kali ini saya sudah bertekad untuk turun gunung sebagai pengabdian kepada kampung halaman sendiri, bukan hanya untuk gagah-gagahan, saya melihat Sumatera Utara sedang tertinggal beberapa langkah dengan kota berkembang lainya” ungkap Sutan.

Niat menjadi Nomor satu di Sumatera Utara diakui sutan telah direstui oleh Ketua Umum Partai Demokrat, “Anas Urbaningrum” Ketua umum Partai Demokrat itu sudah merestui Niatnya Mencalonkan diri Pada Pilgubsu mendatang, tinggal menunggu restu dari masyarakat, ujarnya.

Tidak sedikit yang berpendapat negative tentang niat anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini untuk maju pada pilgubsu mendatang, mendengar itu sutan menanggapinya dengan santai, dia mengatakan dirinya bukalah pendatang di Sumatera utara.
“saya ini bukan cagub pendatang, saya asli putra daerah sumut, saya lahir di Pematang Siantar dan besar di Padang Sidempuan, begitu ungkapnya, selain itu dia juga mengungkapkan tekadnya membangun kampung halaman sendiri bukan hanya untuk bergaya-gaya, lagian tidak ada di dalam undang-undang yang melarang orang luar daerah untuk menjadi Gubernur,”ungkapnya

Sementara itu, pada saat menjelang pilkada/PilgubSu, beberapa calon sudah mulai bermunculan untuk bersaing dengan para kandidat lainya, meski demikian para tokoh-tokoh dari Sumatera Utara belum mempublikasikan diri untuk ikut pada pilgubsu tahun mendatang. Beberapa tanggapan sudah mulai terlihat tentang niat pencalonan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat “Sutan Bhatoegana” menjadi pilgub sumut.
Salah satu tanggapan yang diperoleh dari berbagai sumber forum maupun dari yang sudah mengetahui niatan anggota DPR RI “Sutan Bhategana” berikut ini.
@Jaku77 Mengungkapkan “Raja 'Lele Dumbo' mao mimpin sumut, bisa di telan semua sampai tuntas, Ungkapnya.
@frans Jhon Mengungkapkan “GA TROSS BANG SUTAN, .......... KITA BANGUN SUMUT BERSAMA SAMA, BERSATU PASTI BISA” Ungkapnya.
Ada juga yang berkomentar seperti berikut ini :
“Kaget juga dengar Nyali Sutan Batughana mau jadi Gubernur Sumut. Apa bedanya anda dengan Adam Malik, ngilangin identitas, baru minggu lalu anda pakai Siregar setelah ada niat anda mau jadi Gubernur.Saya sarankan urungkan saja, kader Demokrat tidak akan laku di Sumut,kami tidak percaya lagi kepada kader Demokrat saat ini. Semua maling, perampok uang rakyat.Jadi jangan mimpi, kami tidak akan membuat kesalahan keduakalinya seperti kami dulu memilih anda jadi anggota DPR.
Muak dan bosan lihat barang tuh...
Lihat tuh perutnya Johnny Allen, perut koruptor,,, mau ngatur2 Sumut lagi, ngatur parta* aja gak becus... Percayalah Parta* lo sdh hassur.”

Melihat Komentar-komentar tentang niat pencalonan Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat “Sutan Bhatogan” untuk menjadi Cagubsu tahun mendatang, bagai mana dengan komentar anda..

Bupati Asahan Melakukan Mutasi terhadap Pejabat Pemerintahan Kab.Asahan

Nls/Asahan - Dalam Periode Pemerintahan Kab.Asahan yang dipimpin Oleh Bupati Asahan H. Taufan Gama Simatupang untuk yang kedua kalinya melakukan penyusunan ulang cabinet pada senin 30/4 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, dalam Penyusunan kali ini Bupati asahan H. Taufan Gama simatupang melantik 16 Pejabat yang terdiri dari 3 Pejabat Eselon II, 13 Pejabat Eselon III, dan 3 Pejabat Menjadi Staff Pegawai Biasa (Nonjob).

Pejabat yang dilantik Masing-masing, Zainal Arifin Sinaga sebagai Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporabudpar) menggantikan M Syafei yang menjadi Staff Ahli Bupati Asahan Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Sementara pada Posisi Zainal Arifin Sinaga di Dinas Pendidikan digantikan Oleh Ismail.
Kemudian Camat Silau Laut yang sebelumnya di pimpin oleh Ruslan dimutasi menjadi Camat Air Joman, Ahmad Nasir Siregar Sebelumnya Sebagai Camat Rahuning Menjadi Camat Silau Laut, M Ajim sebelumnya Camat Teluk Dalam Menjadi Camat Kota Kisaran Barat, Budi Anshari sebelumnya menjadi Camat Air joman Menjadi Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Sri Hamiatsih SE yang sebelumnya Camat Kota Kisaran Barat menjadi Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengantikan Lina Reflina yang sekarang di angkat menjadi sebagai Staff di Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kemudan, Nikmatullah Jauhari yang sebelumnya menjabad sebagai Kabid Manajemen Kesehatan Dinas Kesehatan Menjadi Pegawai di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana.

Pada kesempatan itu Bupati Asahan H Taufan Gama Simatupang Menegaskan, tindakan Perubahan Kabinet yang dilakukan adalah Mutasi dilingkungan Pemerintahan yang lumrah dahn tidak terlepas dari Birokrat. Menurutnya Mutasi ini bertujuan sebagai Penyegaran Jabatan Guna Mempercepat Pencapaian Visi dan Misi Pemkab Asahan.
“Saya meminta para Pejabat harus mampu menjawab semua tanggapan, kerja keras dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap beban tugas Kedinasan yang dipikul, jika tidak mampu maka akan ada lagi Mutasi Jabatan Periode berikutnya.” Tegas Bupati.
Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang juga meminta kepada Kadis Pendidikan yang Baru “Ismail” untuk terus melakukan upaya peningkatan Kinerja.
“Kinerja Disdik selama kepemimpinan saudara Zainal Arifin sudah bagus, tinggal lagi saudara Ismail harus kerja keras menuntaskan rehabilitas gedung sekolah,” katanya.
Like or Dislike?

Beberapa hari sebelum pelantikan, di sejumlah tempat di Kisaran beredar rumor yang mengatakan, Proses Mutasi khususnya pada Pejabat setingkat Eselon II, merupakan klimaks dari upaya yang dilakukan sekelompok orang yang merasa terganggu kepentingannya. Menurut Informasi, kondisi paling parah dirasakan di Dinas Pendidikan yang sebelumnya dikomandoi Zainal Arifin Sinaga.
Kabarnya, selama memimpin Disdik, khususnya tujuh bulan terakhir, hubungan Zainal dengan seorang pejabat di Disdik berinisial Z yang notabene ‘anak main’ salah satu kelompok yang dekat dengan penguasa Asahan, kurang harmonis. Alasannya, masalah pembagian ‘kue’.
“Soal pasti tidaknya, saya juga kurang tahu. Cuma, sepanjang yang saya dengar belakangan ini, antara bapak (Zainal, red) dengan seorang pejaba di Dinas Pendidikan perang dingin. Gara-gara kepentingan juga lah. Cuma memang saya lihat, Bapak walau Kadis, nggak lebih macam boneka. Ngerti sendiri lah,” tukas seorang staf di Disdik yang identitasnya sengaja dirahasiakan.
Sayangnya, pasca pelantikan kemarin, keberadaan Zainal sulit dilacak. Saat tiga nomor ponselnya dihubungi, semuanya tidak aktif. source (kis|me)

Usulan Pemekaran Sumatera Utara dari Pemprov

MEDAN – Usulan Pemekaran Sumatera utara menjadi Tiga Provinsi, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum menerima rekomendasi dari pemprov setempat.
"Kami belum dengar rekomendasi dari siapapun soal pemekaran Sumut menjadi empat provinsi. Kami cek dulu lah kebenarannya, Jika masih wacana saja, kami anggap tidak apa-apa," ujar Kapuspenkum Kemendagri Reydonnyzar Moenek kepada Tribun saat dihubungi, Minggu (11/3/2012) malam.
Sebelumnya, Asisten I Sekda Pemprov Sumut Hasiholan Silaen mengatakan, Plt Gubernur Sumut sudah menyerahkan usulan Pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara (Sutra), Tapanuli, dan Kepulauan Nias ke Kemenndagri. Namun, hingga kini belum ada balasan dari Kemendagri.
"Sejak diparipurnakan DPRD Sumut, suratnya langsung disampaikan ke gubernur dan mendagri. Besok saya suruh anggota perlihatkan suratnya kepada kamu," ujar Hasiholan.
Source :tribunnews.com

Penyelesaian Pembagian Kios di Pajak AIr Joman oleh Bupati Asahan

Pedagang Binser langsung Ucapakan Terima Kasih Buat Bupati Asahan
Para pedagang Binjai Serbangan (Binser) Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan akhirnya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP yang telah menyelesaikan persoalan pasar tradisional Binser.

Bupati Asahan melakukan penyelesaian dengan cara duduk bersama dengan para pedagang serta didampingi Kapolres Asahan, AKBP Yustan Alfiani bersama Dandim 0208/AS Letkol Inf Muhammad Ali menyelesaikan persoalan tersebut di Kantor Camat Air Joman. Dana para pedagang menerima keputusan yang disampaikan yaitu menempatkan kembali pedagang lama ke tempat semula sebanyak 36 orang.
Mengenai penempatan pedagang baru akan disesuaikan, Pemkab Asahan kini telah membangun lost yang pada mulanya sebanyak 14 menjadi 48 lost, membangun kios yang awalnya 24 menjadi 33 kios yang saat ini dalam proses pembangunan. “ Persoalan ini dapat terselesaikan karena kemurahan hati para pedagang, sehingga pembagian tempat para pedagang dapat kita selesaikan bersama-sama, “ kata Bupati Asahan, Selasa, 6 Maret 2012.
Bupati juga menyesalkan kinerja Dinas Tata Kota selama ini. Seharusnya persoalan ini tidak perlu terjadi apabila dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. “Tidak mungkin bupati harus ikut lagi membagi-bagikan kios, lost dan pelataran kepada para pedagang, cukup instansi yang mengelolanya itu. Karena masih banyak lagi tugas Bupati dan juga Forum Komunikasi Pimpnan Daerah,” kata Bupati Asahan.
Kabag Humas Setdakab Asahan Rahman Halim AP mengatakan bahwa Bupati turun tangan menyelesaikan masalah itu merupakan bentuk kekecewaan terhadap kinerja Dinas Tata Kota. Karena, Dinas Tata Kota dinilai tidak mampu memahami keinginan masyarakat dengan direnovasinya Pasar Tradisional Binser tersebut sebagai wujud untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Air Joman secara umum. “Tujuan renovasi pasar adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kabag Humas.
Berkaitan dengan komentar anggota DPRD Sumut beberapa waktu lalu melalui media, yang menilai Bupati Asahan telah gagal melakukan pengelolaan Pasar Binser pasca renovasi. Kabag Humas menilai ungkapan itu semata-mata sebagai bentuk menyuarakan kepentingan masyarakat. “Bupati Asahan dalam menjalankan roda pemerintahan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri,” kata Kabag Humas.
Menegani penyelesaian pasar Binser, Fatmawati mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, yang telah mengambil sikap arif dan bijaksana dalam menyelesaikan persoalan Pasar Binjai Serbangan pasca renovasi,”kata Fatmawati Siagian kepada yang selama ini menjadi pentolan dalam melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Asahan, seraya menyebutkan kesepakatan yang buat Bupati tersebut jangan diingkari, sebab bila diingkari, maka pedagang akan kembali melakukan aksi.

Dalam kesempatan itu, Fatmawati bersama rekan-rekan pedagang mengatakan mulai hari ini aksi menginap di kantor Bupati Asahan akan berakhir. “ Karena aspirasi kami telah diselesaikan Bupati, maka kami muali hari ini akan membuka tenda dan mengemas barang-barang kami.Persolan aksi yang dilakukan para pedagang hanyalah luapan emosi saja sebagai bentuk protes, kalau ada kesilapan kami mohon maaf, “ kata Fatmawati.(asn/Humas-1).

Article Source : Asahan News

Pajak Kebun Sayur Air Joman Masih Dihantui Rekayasa Pejabat/Tata Kota

DINAS TATA KOTA GUNAKAN DANA KUTIPAN DARI PEDAGANG UNTUK SANTUNI ANAK YATIM
NewsLintasSumatera - Air Joman (ASAHAN)
Salah satu bentuk tugas rutin Bupati dan Wakil Bupati antara lain adalah melakukan upacara seremonial, apakah melakukan pengguntingan pita, pemukulan gong, pemencetan sirene dan lain-lain. Dan tak jarang dibarengi dengan upacara yang bersifat religius berupa penyantunan anak yatim. Begitu pula halnya yang dilakukan oleh Bupati/Wakil Bupati Asahan pada acara peresmian pasar Air Joman yang baru saja dilakukan pengrehaban/renovasi,
dan setelah peresmian, pasar dilanjutkan dengan acara memberi santunan pada anak yatim.
Beberapa besar dana santunan untuk anak yatim Wakil Bupati tidak mengetahuinya yang pasti acara ini merupakan acara dan program Dinas Tata Kota Kabupaten Asahan. Belakangan baru terungkap dari mana asal dana santunan untuk anak yatim tersebut, ketika terjadi dialog antara pedagang pasar Air Joman dengan Dinas Tata Kota Kabupaten Asahan yang dimediasi oleh Komisi B DPRD Kabupaten Asahan. Terjadi dialog antara pedagang pasar Air Joman dengan pihak Dinas Tata Kota Kabupaten Asahan yang berlangsung diruang Sidang Kantor DPRD ASahan dengan Komisi B (10/01/2012) disebabkan muncul permasalahan yang berakar dari tindakan oknum Dinas Tata Kota Kabupaten Asahan yang menurut penjelasan dari beberapa sumber oknum tersebut melakukan transaksi jual beli kios/losd maupun pelataran pasar Air joman baik kepada pedagang yang mampu dan bahkan justru diperjual belikan juga kepada pedagang pasar Air joman yang telah memiliki kartu dan telah lama berjualan di pasar Air Joman.
Bahkan pedagang yang turut melakukan dialog dengan Dinas Tata Kota Kabupaten Asahan tersebut 85% pedagang yang tidak memiliki kartu tanda bukti yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Kota sebanyak 36 pajak yang memiliki kartu/karcis sebagai bukti pemilik pajak dan ternyata kartu/karcis tersebut belum di serah terimakan kepada pemiliknya.
Sementara oknum yang mengaku pedagang dan telah membayar sejumlah uang kepada oknum-oknum Dinas Tata Kota tidak ikut hadir untuk berdialog, karena mereka merasa yakin akan mendapat tempat berupa kios maupun losd.
Mengenai dana santunan untuk anak yatim yang digunakan dalam acara peresmian Pasar Air joman tersebut, Entah sengaja atau tidak Kepala Dinas Tata Kota Kabupaten Asahan dihadapan pedagang dan anggota Komisi B DPRD ASahan mengatakan “ Dana untuk menyantun anak yatim pada acara peresmian pasar Air Joman memang dikutip dari Pedagang” Daaaaggooii Amaaaangggggggg..!
Bagaimana dengan Pak Wakil Bupati Asahan…???? Apakah setelah mendengar penjelasan Kadis Tata Kota ini lantas diam..??? coba tanyakan pada rumput yang bergoyang..

Pada Acara Kunjungan Anggota Dewan Komisi B ke Pajak Kebun Sayur Air Joman di Hadiri Oleh Ketua Komisi B : Bud yaddin , Darwis, Warisno, H.Jainuddin, Budianto, HP.Siboro, beserta Staff Iskandar / Ka.Biro. Forum Indonesia Baru.
Semoga saja Pemerinta Setempat “Bupati Asahan ( Topan Gama Simatupang )” dapat menyelesaikan masalah ini secepatnya secara jalur hukm dan tidak ada Rekayasa Pemerinta dengan Pihak lain.(NLS) (eks)

REKAYASA PAJAK AIR JOMAN KEBUN SAYUR

PAJAK AIR JOMAN KEBUN SAYUR BANYAK YANG DI REKAYASA MERAUT KEUNTUNGAN YANG SEBESAR-BESARNYA/NLS\
NewsLintasSumatera/Air Joman, 03 Januari 2012
Kepada Yth :
1. Ketua DPRD Kab.Asahan di Kisaran
2. Bapak Bupati Kab.Asahan di Kisaran

Kami yang bertanda tangan dibawah ini (terlampir) mengadukan kepada Bapak berkaitan dengan pembagian nomor Kios di Pasar (Pajak) Air Joman yang menurut kami diperlakukan secara tidak adil. Bahwa kami berjualan di pasar (Pajak) tersebut sudah bertahun-tahun lamanya, sampai saat ini tidak pernah terputus-putus. Tetapi setelah dibangunnya kembali Pasar (Pajak) tersebut kami tidak lagi mendapatkan kios atau nomor pembagian kios tempat kami berjualan, sedangkan penghidupan kami sangat tergantung kepada kios tempat berjualan tersebut.
Bahwa dalam hal ini setelah kami teliti, ada banyak orang yang tidak pernah berjualan di Pasar (Pajak) tersebut sudah mendapatkan tempat (Nomor Kios) yang dibagikan oleh Pihak Dinas Tata Kota.
Bahkan ada diantara kami yang menerima surat seakan-akan pembagian nomor yang ditanda tangani oleh Kepala Dinas Tata Kota, yang mengadu kepada Bapak, mohon kiranya untuk dapat mengundang kami dalam satu siding yang Bapak Pimpin, bersama pihak-pihak terkait untuk meninjau ulang dalam hal pembagian nomor kios tersebut, demi tegaknya hokum dan keadilan di Kab. Asahan yang Bapak Pimpinan.

Semoga Pemerintah Kab.Asahan Untuk meluruskan Permasalahan ini agar mengembalikan Kios Pertama kepada Pemiliknya Yang Memiliki surat yang Syah.
Demikianlah pengaduan ini kami sampaikan kepada Bapak dengan penuh pengharapan dan atas kemurahan hati Bapak, Kami ucapkan Terima kasih. (/BD)

Tanda Tangan Pemohon (Terlampir)

Tembusan :

1. Lurah Binjai Serbangan
2. Camat Air Joman
3. Danramil Air Joman
4. Kapolsek Air Joman
5. Fraksi Golkar
6. Fraksi Demokrat
7. Fraksi PAN
8. Fraksi PPP
9. Fraksi PDIP
10. Fraksi PBR
11. Fraksi N Keadilan
12. Fraksi Bersatu
13. Pertinggal

Categories

 
Copyright © 2011. NEWS LINTAS SUMATERA . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Creating Website. Inspired from Metamorph RocketTheme